Dukung Muktamar Muhammadiyah di Solo, Umat Katolik Siapkan Gereja dan Sekolah

Dukung Muktamar Muhammadiyah di Solo, Umat Katolik Siapkan Gereja dan Sekolah

Merdeka.com – Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah yang akan berlangsung di Solo tinggal menghitung hari. Dukungan pelaksanaan muktamar terus mengalir dari berbagai pihak. Salah satunya dari gereja Katolik di Kota Bengawan.

Ketua Komisi B Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Kevikepan Surakarta, Romo Alexander Joko Purwanto bersama rombongan menyampaikan dukungan tersebut kepada Ketua Pimpinan Muhammadiyah Jawa Tengah, KH Tafsir di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Solo, Sabtu (29/10).

“Kami dari Kavikepan Surakarta datang untuk memberikan dukungan secara moral dan untuk keberlangsungan muktamar bulan November mendatang,” ujarnya.

Romo Joko mengungkapkan, dukungan yang akan diberikan berupa bantuan, terutama untuk tamu-tamu penggembira yang akan datang ke Solo. Diperkirakan akan ada dua hingga tiga juta warga Muhammadiyah akan datang ke Kota Solo saat pelaksanaan muktamar.

“Kami namti bisa saja membuka tempat transit di gereja-gereja. Kami akan menyediakan tempat untuk istirahat dan minum bagi mereka,” katanya.

Selain gereja, sejumlah sekolah Katolik juga bisa digunakan untuk transit. Di antaranya di SMA Ursulin maupun SMA St Yosef yang jaraknya tidak jauh dari lokasi pembukaan Stadion Manahan.

“Kami dari Gereja Katolik ikut mendukung kegiatan ini. Kami akan koordinasi dengan Paroki di Kota Solo akan kita lakukan bersama. Kami akan menjadi tuan rumah yang baik,” tandasnya.

Ketua Pimpinan Muhammadiyah Jateng, KH Tafsir mengapresiasi apa yang akan dilakukan Kavikepan Surakarta tersebut dalam membantu penyelenggaraan muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah.

“Saya bersyukur dengan ini, kita tahu bahwa muktamar ini tidak sekadar milik warga Muhammadiyah tapi juga milik semua termasuk teman Katolik,” kata Tafsir.

Menurut Tafsir, saat Muktamar Muhammadiyah mendatang diperkirakan ada 2 hingga 3 juta orang yang akan datang ke Solo. Mereka pasti membutuhkan tempat untuk transit dan kebutuhan lainnya.

“Untuk tempat dan kebutuhan lainnya itu saya kira nanti bisa dibantu dari teman Katolik. Karena kita kerja kemanusiaan,” ucapnya.

Tafsir mengatakan, Muhammadiyah selalu terbuka dan bisa bekerjasama dengan siapapun.

Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah akan digelar di Edutorium UMS Solo, pada 18-20 November mendatang. Pembukaan muktamar akan digelar di Stadion Manahan Solo dan dibuka Presiden Joko Widodo. [bal]

Baca juga:
Amankan Muktamar Muhammadiyah, Polresta Surakarta Terjunkan 2.500 Personel
Hotel di Solo Penuh saat Muktamar Muhammadiyah, Ini Antisipasi Gibran
Muktamar Ke-48 Muhammadiyah di Solo Akan Dibuka Jokowi, Dihadiri 3 Juta Orang
Ganjar Harap Muktamar Muhammadiyah di Solo Berjalan Lancar


Artikel ini bersumber dari www.merdeka.com.